okay, today is about crisis! krisis lain dan memang yang paling umum di kosanku adalah krisis fasilitas. selain tv, masih banyak barang jadul di kosanku.
1. kulkas.
kulkas ini masih berbentuk kotak tak! ud ga jelas lagi warna putihnya. kalo di luar negeri mungkin sudah hancur karena dilebur. bahkan China sebagai pengimpor barang bekas elektronikpun tak mau menerimanya. kulkas ini masih menggunakan CFC jadi bisa dibayangkan kan jadulnya. dan yang lebih menarik lagi, pintu kulkas ini mudah copot..kalau mau bermain bongkar pasang kulkas, maenlah ke kosan saya.
2. setrika
wah,udah tak terhitung lagi setrika dibenerin mlulu. skali dibenerin 25rb. knp si ibu kos g beli baru aj. yg jelas tu setrika ud 6 tahon lebih!.
malu dong tiap kali nyetrika minjem bibi mlulu. bibi yang g punya innova aj punya setrika bagus.
3. pintu-pintu kosan.
banyak tu yang jebol gagangnya. .. ud rusak kuncinya, ud lapuk kayunya.
d. kompor di kosanku masih pake minyak lho...padahal bentar lagi mo dihilangin yang namanya minyak bersubsidi. hikz
4. pompa!!!
ini pompa air ud jaman jebot, masih aja sering ngadat. kalo emang g boleh lama-lama dinyalain, kenapa g beli tandon aj si!
5. struktur bangunan kosanku ini ud seperti hampir roboh.
6. kasur, dipan, bantal juga ud g jelas lg bentuknya. paling berapa tahun sekali diiisi kapuk lagi..g mgkn dh beli baru
tapi di balik semua itu, ada hal indah yang tak tergantikan oleh apapun, yang membuat kami tetap betah tinggal disitu, yaitu kebersamaan (to be continued.....)
Rabu, 26 Maret 2008
crisis no.2
krisis yang terjadi di kosan penulis belum berakhir sampai pada APBD. perlu diketahui bahwa sudah hampir 2 minggu ini di kosan tv mati. tv dengan kostum tv tahun 80-an ini bukan hitam putih, komponennya sudah diganti sehingga menjadi berwarna, sayangnya tidak ada warna mera. jadi selama ini kami boleh dibilang "buta warna merah". setelah kena petir dsb,tv ini dengan biaya perabaikannya yang berulang-ulang hamoir sama dengan harga tv baru...
dan beberapa waktu lalu, tv kami satu-satunya itu mati.. tak bisa dinyalakan lagi.
seperti biasa, lewat bibi kami memanggil mang endang, tukang servis tv kami dari dulu. tapi beliau enggan datang... mang endang sudah menyerah karena memamg tv tersebut sudah bobrok, tak mungkin diperbaikin lagi.
setelah tak kuat menahan keterisolaisan dari dunia luar, kami lapor ke ibu kos, dan ia berjanji memberikan tv baru keesokan harinya..
tv itu datang ketika magrib menjelang, tv model lama hampir sama jadulnya. arrrgh....
ketika dinyalakan, kami baru sadar bahwa itu bukan lah tv, tetapi radio....
tak ada setitikpun gambar yang keluar,hanya suara gemerisik...
dan lama kelamaan 'radio' itu mengeluarkan bau yang aneh...
jadilah kami kembali ke dunia terisolasi..
ibu kosanku, kami ini mahasiswa yang haus akan berita dan dunia luar, help us.
teteskanlah sedikit hartamu untuk menyervis tv-tv bobrok tua milikmu, investasi kosan-kosanmu di masa datang,karena kami sadar dengan sangat bahwa berharap ad tv baru gress darimu adalah mimpi 100 abad lagi....
dan beberapa waktu lalu, tv kami satu-satunya itu mati.. tak bisa dinyalakan lagi.
seperti biasa, lewat bibi kami memanggil mang endang, tukang servis tv kami dari dulu. tapi beliau enggan datang... mang endang sudah menyerah karena memamg tv tersebut sudah bobrok, tak mungkin diperbaikin lagi.
setelah tak kuat menahan keterisolaisan dari dunia luar, kami lapor ke ibu kos, dan ia berjanji memberikan tv baru keesokan harinya..
tv itu datang ketika magrib menjelang, tv model lama hampir sama jadulnya. arrrgh....
ketika dinyalakan, kami baru sadar bahwa itu bukan lah tv, tetapi radio....
tak ada setitikpun gambar yang keluar,hanya suara gemerisik...
dan lama kelamaan 'radio' itu mengeluarkan bau yang aneh...
jadilah kami kembali ke dunia terisolasi..
ibu kosanku, kami ini mahasiswa yang haus akan berita dan dunia luar, help us.
teteskanlah sedikit hartamu untuk menyervis tv-tv bobrok tua milikmu, investasi kosan-kosanmu di masa datang,karena kami sadar dengan sangat bahwa berharap ad tv baru gress darimu adalah mimpi 100 abad lagi....
crisis
akhir bulan ini, entah ada angin apa, hampir semua anak-anak di kosanku mengalami krisis berjamaah.
krisis ini tidak lain tidak bukan adalah krisis APBD yang diduga kuat bisa menimbulakan kanker (kantongkering)....he he
ada yang mulai capek hutang sana sini karena penyandang dana utama entah ortu entah kakak tersayang belum juga dikirim, mo ambil duit di bank lain..atm rusak... sedihnya...ada yang mengambil jatah bulan depan (kalo ini si akan berdampak pada APBD bulan depan jug atuh,.,)
ada juga yang dengan ikhlas menggunakan tabungan pribadinya untuk menutupi lubang-lubang kelaparan yang sedianya tabungan ini untuk membiayai penelitian dan skripsi.sebagai bocoran orang ini adalah penulis sendiri...
jadilah para makhluk yang sedang solid ini berkumpul dan mengadakan rapat alias curhat bersama. satu lagi kebingungan dengan uang 30 rbuntuk 6 hari menyambung hidup, belum termasuk uang fotocopy, ngenet, ngeprint dan tetek bengek mahasiswi lainnya.
muncullah ide seandainya ada pegadaian mahasiswa, maka kami tak perlu pusing2.
ap aj akan digadaikan dari modul semester lalu, baju, ato mp3 dan mungkin juga hp...
apa saja asal bisa sedikit menyunting dana di kantong kami...
tapi, mungkin tidak ada yang berani membuka bisnis ini,karena 99,99% kemungkinan akan bangkrut. berbisnis dengan mahasiswa memang gampang-gampang sering susah... (ga semua yang kamu baca itu bener...)
ya sudahlah, yakinlah akan ada jalan keluar. sperti penulis yang pernah mengalami uang dikantong 1500 untuk 3 kali makan. untung ad beras, jadi tinggal beli lauk..
dan ALLAH memberikan rahmatnya dengan menunjukkan padaku masih ada uang 1600 di dompet terakhirku yang ku 'oprek-oprek'...
Hari rencana puasa juga gagal, hanya penulis dan 2 irang lainnya yang sahur. yang lain, mungkin terlelap diantara peluh dan keluh.
SEMANGAT!!!
krisis ini tidak lain tidak bukan adalah krisis APBD yang diduga kuat bisa menimbulakan kanker (kantongkering)....he he
ada yang mulai capek hutang sana sini karena penyandang dana utama entah ortu entah kakak tersayang belum juga dikirim, mo ambil duit di bank lain..atm rusak... sedihnya...ada yang mengambil jatah bulan depan (kalo ini si akan berdampak pada APBD bulan depan jug atuh,.,)
ada juga yang dengan ikhlas menggunakan tabungan pribadinya untuk menutupi lubang-lubang kelaparan yang sedianya tabungan ini untuk membiayai penelitian dan skripsi.sebagai bocoran orang ini adalah penulis sendiri...
jadilah para makhluk yang sedang solid ini berkumpul dan mengadakan rapat alias curhat bersama. satu lagi kebingungan dengan uang 30 rbuntuk 6 hari menyambung hidup, belum termasuk uang fotocopy, ngenet, ngeprint dan tetek bengek mahasiswi lainnya.
muncullah ide seandainya ada pegadaian mahasiswa, maka kami tak perlu pusing2.
ap aj akan digadaikan dari modul semester lalu, baju, ato mp3 dan mungkin juga hp...
apa saja asal bisa sedikit menyunting dana di kantong kami...
tapi, mungkin tidak ada yang berani membuka bisnis ini,karena 99,99% kemungkinan akan bangkrut. berbisnis dengan mahasiswa memang gampang-gampang sering susah... (ga semua yang kamu baca itu bener...)
ya sudahlah, yakinlah akan ada jalan keluar. sperti penulis yang pernah mengalami uang dikantong 1500 untuk 3 kali makan. untung ad beras, jadi tinggal beli lauk..
dan ALLAH memberikan rahmatnya dengan menunjukkan padaku masih ada uang 1600 di dompet terakhirku yang ku 'oprek-oprek'...
Hari rencana puasa juga gagal, hanya penulis dan 2 irang lainnya yang sahur. yang lain, mungkin terlelap diantara peluh dan keluh.
SEMANGAT!!!
jadikan aku yang kedua
ssst....
ne bapak-bapak di depan mejaku, kira-kira 25 tahunanlah.
ngenet, pake headset, nyanyi lagu astrid (jadikan aku yang kedua)...
serius banget deh...trus g tw dia baca ap di laptopnya...snyum2 sendiri...
hiiii.....!
bagi2 dong pak senengnya ma aq yg lg gazebo ini....
ssst...
jgn ngomongin org ah.
diem2 aj ya...
: p
ne bapak-bapak di depan mejaku, kira-kira 25 tahunanlah.
ngenet, pake headset, nyanyi lagu astrid (jadikan aku yang kedua)...
serius banget deh...trus g tw dia baca ap di laptopnya...snyum2 sendiri...
hiiii.....!
bagi2 dong pak senengnya ma aq yg lg gazebo ini....
ssst...
jgn ngomongin org ah.
diem2 aj ya...
: p
dil3mM4
aku sudah cerita bukan bahwa penelitianku untuk skripsi menggunakan metode kuantitatif, alias menggunaka survei. lingkupnya lebih dipersempit dengan membahas satu kasus program csr, yaitu pelatihan mesin jahit.
memang, hanya dilihat dari perubahan perilaku saja yang dievaluasi. namun, sebenarnya saya ingin melihat lebih jauh dampak2 program csr terhadap pengentasan kemiskinan ataupun peningkatan kesejahteraan peserta pelatihan tersebut.
karena ini mengenai evaluasi pelatihan, larilah aku ke bu sg. ada yang membingungkan aku mengenai model evaluasi kirkpatrick.. tapi, seperti biasa, pembicaraan melebar kemana-kemana, dan tracey ku dapat. buku tebal berbahasa inggris itu harus kupelajari untuk memahami pelatihan. just 1 week.
oklah, katanya si, sebulan juga boleh.
berbincang-bincang dengan bu sg membuatku sedikit goyah dan bimbang. walaupun dosen ini kerap dianggap "bawel'', tapi sebenarnya dia adalah sosok keibuan yang banyak mengajarkan akan nilai-nilai islami,mungkin cara penyampaianya saja yang kurang mengena. orang lain mungkin akan lebih terpojok jika ia berbicara.
tapi, dia sedikit memuji aku. bu sg mengatakan bahwa aku mahasiswa yang pandai, sayang jika harus meneliti tentang CSR yang hanya begitu-gitu saja. selayaknya aku meneliti dengan ranah pedesaan, pertanian, kemiskinan yang lebih "berat".
jika anda tahu ibu, aku juga menginginka demikian.,,,
csr belum bersemayam dalam hatiku... topik ini juga.
aku mulai jatuh cinta ketika akan kukaitkan dengan pengentasan kemiskinan, tapi kata dosen pembimbing skripsiku ini terlalu sulit...
jadilah aku meneliti dan mngevaluasi CSR pelatihan yang dibilang bu sg "ecek-ecek".
sebelumnya terima kasih karena telah menilaiku pandai ibu.
tapi maaf, mungkin belum bisa seperti yang ibu harapkan.
aku ingin meneliti tentang konflik agraria, mungkinkah akan terwujud???
orang tuaku menginginkan aku mengambil topik yang'ringan'. supaya cepat lulus katanya.. toh nilainya bisa sama saja.
tapi apa aku harus mengingkari kata hati..
aku harus belajar mencintai topik sekarang
ada hikmah dibalik semua.
aku menyimpulkan bahwa pendekatanku mungkin harus melihat ke 'kanan', setelah lama aku cnderung 'kiri'.
semoga restu orangtuaku membawaku ke arah yang lebih 'indah'..
memang, hanya dilihat dari perubahan perilaku saja yang dievaluasi. namun, sebenarnya saya ingin melihat lebih jauh dampak2 program csr terhadap pengentasan kemiskinan ataupun peningkatan kesejahteraan peserta pelatihan tersebut.
karena ini mengenai evaluasi pelatihan, larilah aku ke bu sg. ada yang membingungkan aku mengenai model evaluasi kirkpatrick.. tapi, seperti biasa, pembicaraan melebar kemana-kemana, dan tracey ku dapat. buku tebal berbahasa inggris itu harus kupelajari untuk memahami pelatihan. just 1 week.
oklah, katanya si, sebulan juga boleh.
berbincang-bincang dengan bu sg membuatku sedikit goyah dan bimbang. walaupun dosen ini kerap dianggap "bawel'', tapi sebenarnya dia adalah sosok keibuan yang banyak mengajarkan akan nilai-nilai islami,mungkin cara penyampaianya saja yang kurang mengena. orang lain mungkin akan lebih terpojok jika ia berbicara.
tapi, dia sedikit memuji aku. bu sg mengatakan bahwa aku mahasiswa yang pandai, sayang jika harus meneliti tentang CSR yang hanya begitu-gitu saja. selayaknya aku meneliti dengan ranah pedesaan, pertanian, kemiskinan yang lebih "berat".
jika anda tahu ibu, aku juga menginginka demikian.,,,
csr belum bersemayam dalam hatiku... topik ini juga.
aku mulai jatuh cinta ketika akan kukaitkan dengan pengentasan kemiskinan, tapi kata dosen pembimbing skripsiku ini terlalu sulit...
jadilah aku meneliti dan mngevaluasi CSR pelatihan yang dibilang bu sg "ecek-ecek".
sebelumnya terima kasih karena telah menilaiku pandai ibu.
tapi maaf, mungkin belum bisa seperti yang ibu harapkan.
aku ingin meneliti tentang konflik agraria, mungkinkah akan terwujud???
orang tuaku menginginkan aku mengambil topik yang'ringan'. supaya cepat lulus katanya.. toh nilainya bisa sama saja.
tapi apa aku harus mengingkari kata hati..
aku harus belajar mencintai topik sekarang
ada hikmah dibalik semua.
aku menyimpulkan bahwa pendekatanku mungkin harus melihat ke 'kanan', setelah lama aku cnderung 'kiri'.
semoga restu orangtuaku membawaku ke arah yang lebih 'indah'..
Selasa, 25 Maret 2008
tantangan kedua
woii,metodologiku kuantitatif ne jadinya!!
pusing ne buat kuesioner (ap males si sebenernya???)
ud keenakan buat yang kualitatif si.
y ud, anggep aj tantangan. belajar lagi, tuh kan malah tambah ilmu. berkembang deh, g cuma itu2 aj.
menghibur diri boleh kan???
SEMANGAT!!!!!
pusing ne buat kuesioner (ap males si sebenernya???)
ud keenakan buat yang kualitatif si.
y ud, anggep aj tantangan. belajar lagi, tuh kan malah tambah ilmu. berkembang deh, g cuma itu2 aj.
menghibur diri boleh kan???
SEMANGAT!!!!!
Minggu, 23 Maret 2008
musibah
hari ini bibi cuciku bercerita tentang kecelakaan yang terjadi di depan hotel duta berlian (diber) kamis kemarin. kecelakaan antara angkot kampus dalam dan sepeda motor itu, mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yang tidak lain adalah pengendara sepeda motor dan sang pembonceng.
kecelakaan ini cukup menghebohkan warga dramaga, khususnya di sekitar kampus ipb. kecelakaan ini bermula ketika motor dari arah sawah baru akan menyeberang.
gagal menyeberang justru berbuntut pada kematian.
ironis, di hari kita mneyambut kelahiran nabi justru ada keluarga yang kehilangan orang yang disayanginya.
kecelakaan ini cukup menghebohkan warga dramaga, khususnya di sekitar kampus ipb. kecelakaan ini bermula ketika motor dari arah sawah baru akan menyeberang.
gagal menyeberang justru berbuntut pada kematian.
ironis, di hari kita mneyambut kelahiran nabi justru ada keluarga yang kehilangan orang yang disayanginya.
Langgan:
Entri (Atom)